|
|
|
| Written by Administrator | |||||
| Saturday, 09 August 2008 16:46 | |||||
Page 1 of 2 Mengutip Ungkapan Sahabat Ali bin Abi Thalib RA, bahwa Pendidikan Anak dalam Islam, terbagi menjadi tiga tahapan/ penggolongan usia : Pertama, Tahap BERMAIN (la-ibuhum/ajaklah mereka bermain), dari lahir sampai kira-kira 7 tahun, pada masa ini perlakukan anak bagaikan RAJA, mari kita telusuri karakteristik seorang raja, jelas ! pada masa ini jangan bebani anak dengan keingina-keinginan kita sebagai orang tua, sehingga anak benar-benar harus menjadi... apa yang diinginkan orang tuanya, fase bermain adalah masa dimana anak akan merekam sebanyak-banyaknya pengalaman yang dapat di inderai, apa yang ia dengar, apa yang ia lihat dan apa yang ia rasakan, diyakini menurut para ahli psikologi perkembangan anak, data-data yang berhasil ia rekam akan menjadi memory yang lebih bersifat menetap, bukankah usia pada fase ini kita kenal sebagai " the golden age" usia keemasan dari sang buah hati kita. Tahap Kedua adalah PENANAMAN DISIPLIN (addibuhum/ajarilah mereka adab) kira-kira usia 7 tahun sampai 14 tahun, perlakukan anak-anakmu sebagai BUDAK, tipikal budak jelas dapat kita pahami, penanaman nilai-nilai adab, budi pekerti, adalah hal yang tak bisa dikompromikan, disini peran orang tua harus lebih "memaksa" anak untuk melakukan itu dengan cara seperti ini, kalau memulai sesuai harus diawali dengan basmallah, ini adalah penanaman nilai-nilai PRINSIP, yang harus bisa di pahami anak sebagai sesuatu yang akan menguntungkan bagi dirinya kelak, kalau prinsip-prinsip tentang adab ini telah menjadi bagian dari kebiasaan hidupnya. Tahap ketiga adalah KEMITRAAN (roofiquhum/jadikanlah mereka sebagai sahabat) kira-kira mulai 14 tahun ke atas. Perlakukan anak pada fase ini sebagai MENTRI, mentri adalah "pembantu presiden" itu adalah pemahaman sederhana yang kita miliki, orang tua menempatkan anak sebagai bagian dari mitra kerja dikeluarga untuk men-wujudkan cita-cita KELUARGA SAKINAH, MA WAHDAH dan WA RAHMAH, dari peran ini, anak akan mendapat banyak pengalaman tentang, bagaimana ia mempersiapkan diri, untuk memasuki gerbang "mandiri" yang akan ia masuki kelak dikala memasuki usia dewasa. Ketiga tahapan pendidikan ini mempunyai karakteristik pendekatan yang berbeda sesuai dengan perkembangan kepribadian anak yang sehat. Begitulah kita coba memperlakukan mereka sesuai dengan sifat-sifatnya dan tahapan hidupnya. [oheemsa 1108] Program Semester Satu |
|||||
| Last Updated ( Thursday, 07 May 2009 01:17 ) | |||||
Program Unggulan

